Diagnosa Kanker Lidah

Oleh:   Hafizh Irfanudin Hafizh Irfanudin   |   2/21/2015 09:08:00 pm
Kanker lidah adalah kanker mulut yang paling umum, kanker lidah terjadi di pinggir lidah, diikuti dengan lidah, belakang lidah dan pangkal lidah, dll, seringkali jenis maag atau tipe infiltrative.

Menurut statistik, kejadian kanker lidah sekitar sekitar 0,8% sampai 1,5% dari keganasan sistemik, terhitung 5% menjadi 7,8% dari kanker kepala dan leher, terhitung untuk 32,3% dan 50,6% dari kanker mulut, di mana lebih banyak pria daripada wanita, pada rata-rata usia awal 60-tahun.

Penyebab kanker lidah belum sepenuhnya ditetapkan, tetapi pandangan yang lebih sesuai adalah luka yang kronis, sinar ultraviolet, sinar-X dan zat radioaktif lainnya dapat menjadi faktor risiko kanker lidah, Selain itu, faktor psikologis, faktor endokrin, status kekebalan tubuh dan faktor genetik juga telah ditemukan dalam terjadinya kanker lidah.

1. pemeriksaan pencintraan : X-ray tomography dan CT nilai diagnosta untuk menentukan tingkat keterlibatan dari kanker lidah

2. Biopsi : luka yang berbahaya dari pengikis lidah atau memotong pada jaringan yang hidup untuk memeriksa leher dan pembengkakan kelenjar getah bening, jika perlu lakukan biopsi kelenjar getah bening.

1.Operasi : pengobatan bedah karsinoma lidah. Para ahli mengatakan bahwa kasus T1 dapat digunakan untuk lebih dari 1 cm jauh dari luka luar reseksi ganjalan tumor, tahap T2-T4 setengah reseksi lidah atau kasus glossectomy.

2.Radioterapi : radioterapi dapat digunakan untuk kanker lidah lanjut pada pasien yang pra operasi setelah terapi adjuvant.

3.Kemoterapi: Kemoterapi dapat digunakan sebagai terapi adjuvant pada pasien dengan kanker lidah lanjut sebelum dan setelah operasi, di samping kemoterapi untuk pasien penderita metastasis jauh.

4.Pengobatan China: pengobatan China karsinoma lidah dapat menutupi dari pengobatan kemoterapi, radioterapi dan bedah, cukup untuk mengkonsolidasikan efek pengobatan, mengurangi efek samping dari radioterapi dan kemoterapi.

Selain itu, Modern Cancer Hospital Guangzhou memiliki serangkaian pengobatan minimal invasif untuk kanker lidah, berdasarkan kondisi spesifik pasien para tim ahli kanker lidah akan menyesuaikan program pengobatan komprehensif dan efektif guna mendapatkan hasil yang maksimal.

1. Setelah operasi dihari yang sama tidak di anjurkan menggunakan bantal, posisi harus terlentang dan rata, hari kedua dapat mengambil posisi setengah duduk setengah terlentang, untuk mengurangi hyperemia dan edema

2. Mengamati secara seksama tanda kehidupan pasien kanker lidah, perhatikan saluran pernapasan.

3. Amati tabung saluran apakah ada sumbatan, catat warna cairan tabung, kualitas, kuantitas, apabila ada yang tidak normal segera lapor ke dokter.

4. Setelah operasi menggunakan Nasogastric / NG Tube untuk memasukkan makanan bergizi, setelah 7 sampai 10 hari pasien dapat memakan makanan yang berbentuk cair dari mulutnya langsung.

5. Beirikan panduan perawatan mulut bagi pasien kanker lidah dan perhatikan kebersihan mulut

Pada prakteknya membuktikan bahwa tim Bedah Onkologi, Onkologi Medis, Pengobatan Tradisional China, Patologi, Radiologi, ahli anestesi dan perawat profesional dan layanan tim multidisiplin bagi pasien lainnya akan menyesuaikan pilihan pengobatan yang efektif, paling cocok dan paling ekonomis sehingga dapat meningkatkan, memaksimalkan hasil dari pengobatan itu sendiri.

Aliansi berbagai ilmu kesehatan Modern Cancer Hospital Guangzhou mengkomposisikan sistem pengobatan “satu kali berhenti” melakukan diagnosa dan pengobatan serta menyediakan berbagai pelayanan medis tanpa meningkatkan beban pasien.

Disisi lain memberikan pasien berbagai macam layanan medis yang intim dan sisi lain meningkatkan efisiensi pengobatan dan teknik pengobatan itu sendiri. Jaringan komunikasi dokter dan pasien juga berbagai macam seperti, konsultasi internet, konsultasi Via Email, melalui telepon hingga bertatap muka langsung dalam bentuk penyediaan jasa konsultasi bagi pasien yang ingin melawan kanker.

Pasien akan tangani oleh tim medis dari dokter, perawat, ahli gizi dan penerjemah, memenuhui segala kebutuhan para pasien dari berbagai tingkat Negara yang berbeda. Dengan adanya arus informasi seperti ini maka pasien dapat dengan leluasa dan tenang untuk melakukan diagnosa dan pengobatan.

Kanker lidah merupakan sejenis tumor ganas yang terletak pada lidah. Areanya dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian tubuh lidah (2/3 dari bagian depan lidah) dan pangkal lidah (1/3 akar lidah). Kanker pada tubuh lidah merupakan kanker rongga mulut, dan kanker pangkal lidah merupakan area kanker tenggorokan / kerongkongan. Untuk diagnosa kanker lidahbisa dilihat dari beberapa cara sebagai berikut .

Yang harus diperhatikan dari kanker lidah adalah kondisi pada pusat tumor, area leher dan juga kondisi tubuh keseluruhan.

1. Lesi pada tumor : umumnya gejala klinis yang ditunjukkan adalah benjolan maupun tukak yang terdapat pada lidah ditambah dengan membusuknya selaput permukaan pada tumor, kerusakan, selaput palsu, kulit yang berkerak dan pendarahan. Benjolan cenderung bertekstur keras, tidak aktif, dan berdarah. Dan dari beberapa kasus umumnya ada bau tidak sedap yang dikeluarkan dari luka yang membusuk dan pada sebagian pasien timbul cacat pada lidahnya.

2. pembesaran pada kelenjar getah bening di bawah ketiak, dan pada kanker lidah yang sudah berkembang pada tahap tertentu sering timbul pembesaran kelenjar getah bening di leher dan di bawah ketiak. Pembesaran yang diakibatkan cenderung keras, dan kelenjar getah bening tidak bergerak aktif, pada pasien yang kondisinya cukup parah, kelenjar getah beningnya akan mengalami luka tukak dan juga radang infeksi.

Kanker lidah umumnya terletak pada 2/3 bagian tepi lidah, sebagian di ujung lidah, sebagian di belakang lidah dan pangkal lidah, untuk diagnosa klinisnya cukup mudah, dan pemeriksaan radiologi dapat membantu menentukan apakah tumor sudah invasi ke sekitarnya maupun adanya metastasis ke kelenjar getah bening. Yang paling pertama adalah pemeriksaan MRI yang secara koronal, aksial, dan sagitalnya lebih baik.

Melalui pemeriksaan ini dapat dibedakan selaput mukosa normal, submukosa, dan bagian muskularis, lapisan otot dan jarak antara ototnya juga dapat dipisah, lemak yang ditekan melalui T2WI dan apabila penekanan lemak ditingkatkan menggunakan T1WI menunjukkan lesi yang paling jelas. Hasil MRI dapat lebih jelas menunjukkan mandibula, kerusakan tulang hyoid (dagu), tulang lidah dan kualitas tulang dibandingkan dengan CT scan, spiral MSCT scan membantu meningkatkan lese secara signifikan.

1. rongga mulut, penyempitan kerongkongan, perubahan karakteristik, bagian dalam lidah, jarak otot pada lidah, serat lemak, dan juga perpindahan letak struktur yang normal, putus, maupun hilang.

2. benjolan dalam lidah : densitas rendah yang ditunjukkan oleh pemeriksaan CT scan, sinyal yang ditunjukkan oleh T1 dan T2 dari pemeriksaan MRI, adanya peningkatan homogen yang umum, adanya kerusakan yang sangat kuat pada nekrosis.

3. kanker lidah pada stadium akhir yang mengakibatkan adanya menyebaran pada area rongga mulut sekitarnya : kanker lidah yang mendekati pangkal lidah akan invasi ke area lengkungan lidah dan juga tonsil, kanker lidah yang sudah sangat memburuk dapat menyebar ke area dasar mulut, tulang dagu, dan juga tulang lidah.

4. Pembesaran kelenjar getah bening : pada bagian ujung lidah akan cenderung mendekati dagu dan juga kelenjar getah bening pada sisi leher, metastasis tingkat menengah, kanker yang terletak pada ujung lidah dapat secara langsung menyebar pada kelenjar getah bening di area leher, kanker pada pangkal lidah tidak hanya menyebar pada dagu dan juga kelenjar getah bening di leher, juga sangat memungkinkan menyebar kelenjar getah bening pada poststyloid dan retropharyngeal. Kanker pada bagian belakang dan garis tengah lidah juga dapat metastasis ke kelenjar getah bening di leher.

5. Metastasis yang jauh : metastasis pada kanker lidah terjadi lebih awal dan tingkat kejadiannya tinggi, untuk kasus metastasis yang jauh umumnya akan menyebar ke area paru paru.

Untuk mendiagnosa kanker lidah, pemeriksaan yang harus dijalani antara lain adalah tumor marker p-53, c-myc, telormerase, dll. pemeriksaan seperti ini akan menunjukkan hasil yang signifikan pada penderita kanker lidah stadium awal, dan pada saat yang bersamaan bisa diperiksakan juga R-70 untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih bermanfaat.

Dokter ahli dari Modern Cancer Hospital Guangzhou mengingatkan, apabila kanker lidah dapat terdeteksi dini, hasil pengobatannyapun akan lebih maksimal, apabila terdapat kelainan pada rongga mulut dan kerongkongan atau ada yang dirasa kurang nyaman, periksakanlah diri anda ke rumah sakit resmi sekitar anda untuk pemeriksaan dan pengobatan.

Ahli di Modern Cancer Hospital Guangzhou mengatakan, banyak cara untuk mengobati kanker lidah, seperti operasi, radiasi, kemoterapi, imunoterapi, pengobatan minimal invasif.

Kanker lidah bagian depan (atau bagian 2/3), pengobatannya biasanya adalah dengan operasi.

Kanker lidah dapat berekspansi lebih luas ke genioglossus, dan dapat menyebar ke kelenjar getah bening. Untuk kanker lidah yang stadiumnya sudah melebihi stadium T1 (yaitu ukuran tumornya sudah sebesar 2cm atau kurang), seperti stadium T2,3,4...kemungkinan harus dilakukan reseksi tumor primer dan diseksi leher. Juga sebelum operasi harus dipertimbangkan seberapa jauh penyebaran dan bentuk dari kankernya.

Pada tahap T1-T2 atau kanker dini, radioterapi dapat mencapai efek yang baik. Benefit dengan menggunakan radioterapi adalah bentuk dan fungsi lidah tidak akan terpengaruh.

Untuk tahap kanker lidah dini, radioterapi sangatlah efektif. Untuk tahap kanker lidah lanjut, perlu adanya kombinasi treatments, seperti operasi, radioterapi dan kemoterapi.

Imunoterapi adalah salah satu pengobatan terbaru kanker dengan menggunakan sel imun pasien sendiri untuk melawan sel kanker. Benefit bila menggunakan imunoterapi:

Memperbaiki dan meningkatakan sistem imun pasien.

Dapat meningkatkan efektifitas treatment lain, seperti operasi, cryosurgery, penanaman biji radioaktif partikel, dll.

Masih dapat digunakan untuk pasien yang tidak bisa di operasi atau menjalankan treatment lainnya. Karena dapat meningkatkan sistem imun pasien.

Ahli di MCHG, mengatakan, kanker lidah sangatlah berbahaya. Kalau bisa, di diagnosa secara dini supaya tingkat kesembuhannya lebih baik.

kanker lidah terjadi di pinggir lidah


Tampilkan Komentar

Latest Reviews