Kanker Testis

Oleh:   Hafizh Irfanudin Hafizh Irfanudin   |   2/21/2015 09:03:00 pm
Kanker testis merupakan tumor ganas pada jaringan testis. Kanker testis dibagi menjadi 2 jenis yaitu sel spermatogonium kanker dan sel spermatogonium non-kanker.

Kasus kanker testis relatif jarang terjadi dalam praktek klinis, terhitung hanya 2% dari seluruh kanker yang terjadi pada kaum laki laki merupakan kanker testis. Penderita kanker testis umumnya merupakan pria berusia 20-40.

Pengobatan untuk kanker testis juga umumnya sangat signifikan, kelangsungan hidup penderitanya yang lebih dari 5-tahun mencapai 95% atau bahkan lebih tinggi.

Dikutip dari www.meetdoctor.com bahwa kanker testis terjadi disekitar testikel , yang terletak diantara skrotum (kantung kulit dibawah penis). Testikel berfungsi memproduksi hormon dan sperma untuk reproduksi. Kanker testis termasuk kanker yang jarang terjadi.

Kanker testis dapat membahayakan?

  1. Kanker testis dapat menyebabkan kematian sel sperma, hilangnya kesuburan, dan virus bakteri inflamasi juga dapat menyebar ke pasangan, menyebabkan penyakit penyakit ginekologi.
  2. Kanker testis dapat menyebabkan kerusakan sperma pada pasien dengan defisiensi ginjal, badan lemas, pegal linu, dan penuaan dini.
  3. Kanker testis akan menyebabkan penurunan fungsi seksual, atau bahkan hilangnya fungsi seksual sama sekali.

Faktor Penunjang Resiko Kanker Testis

  1. Kebiasaan makan : konsumsi makan yang mengandung hormone selama jangka panjang. Terutama makanan yang mengandung kimia adalah makanan yang paling berbahaya.
  2. Karakter : Penelitian klinis menemukan bahwa karakter tertutup yang tidak ceria, depresi jangka panjang dan orang-orang yang tertekan lebih rentan terhadap kanker testis
  3. Faktor lingkungan : polusi udara, sinar radiasi (computer, kompor listrik, microwave, handphone) dan kebisingan juga merupakan faktor pathogen.
  4. Faktor genetik: penelitian telah menunjukkan bahwa terjadinya kanker testis dan faktor genetic memiliki hubungan secara langsung.

Tanda Awal Kanker Testis

  1. Nyeri akut pada bagian testis
  2. Mandul / infertilitas
  3. Rasa berat pada testis
  4. Pembengkakan pada testis
  5. Nyeri akut pada bagian perut
  6. Pengerasan pada testis
  7. Ginekomastia / pertumbuhan pada payudara laki laki

Gejala Kanker testis


Kanker testis adalah kanker ganas yang menyerang pria, terutama pria yang sedang dalam masa reproduksi yang subur, sangat mempengaruhi kesehatan pria, perlu diperhatikan. Ahli tumor dan kanker Modern Cancer Hospital Guangzhou mengingatkan, para pria perlu meningkatkan kewaspadaan, juga memperkuat kesadaran dalam mencegah kanker, jika terjadi gejala yang khusus seperti di bawah ini, maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit.

1. Pembengkakan pada testis


Pembesaran pada testis adalah akibat dari sejumlah sel-sel tumor yang berkembang biak tanpa henti. Secara klinis, kurang lebih 80% penderita mengalami gejala awal pembengkakan pada testis. Besar pembengkakan tidak sama, kadang akan sangat tidak teratur, sisi panjang pembesaran tumor testis akan terlihat sangat jelas. Ahli tumor dan kanker Modern Cancer Hospital Guangzhou mengingatkan: pada pria yang mengalami pembengkakan pada testis, dapat melakukan pemeriksaan USG skrotum B untuk membantu mendiagnosa isi di dalam benjolan pada testis anda.

2. Pengerasan pada daerah testis


Jika diraba dengan tangan testis akan terasa seperti batu, bertekstur sangat keras, keadaan ini berbeda dengan gejala radang biasa yang terjadi pada testis dimana pembengkakan timbul dengan ukuran yang teratur, dan teksturnya lembut. Walaupun testis sangat keras, tapi jika ditekan tidak terasa sakit, ini sangat berbeda dengan radang testis.

3. Testis terasa sangat berat


Testis terasa berat adalah salah satu gejala yang terlihat pada kanker testis stadium awal. Karena tumor testis terbentuk dari sejumlah besar sel tumor yang bertumbuh, sehingga pada saat benjolan bertumbuh sampai batas tertentu, berat pada testis akan bertambah yang akhirnya mengakibatkan penderita merasakan berat pada testis, bahkan sampai mempengaruhi pasien saat berjalan. Jika dipegang dengan tangan akan terasa seperti memegang batu, terasa berat.

4. Skrotum dan sakit perut


Pada kanker testis stadium awal, terkadang akan timbul gejala pendarahan di dalam testis, kebekuan, atau pecah akibat luka luar, atau tumor merambat sampai ke bagian luar testis, lalu akan berakibat skrotum yang terasa sangat sakit.

5. Uji cahaya yang negative


Pada hidrokel umum, skrotum dan daya tranparansi testis meningkat, tes cahaya positif. Sedangkan tumor testis tumbuh padat padat, tidak cair di dalam, mengakibatkan sangat melemahnya tranparansi testis.

Cara Diagnosa Kanker Testis

  1. Tes laboratorium : mendeteksi kadar serum beta-HCG, AFP, dan LDH
  2. Studi gambar : USG, CT abdomen, MRI, dan lymphangiography, radionuklida scan, rontgen dada untuk melihat penyebaran
  3. Biopsi : Biopsi adalah untuk mengetahui jenis keganasan sel kanker.

Pengobatan Kanker Testis


Kanker testis adalah sejenis tumor ganas yang menyerang organ testis, terbagi menjadi kanker spermatogonia dan kanker non-spermatogonia. Pertumbuhan dan penyebaran kanker spermatogonia dan kanker non-spermatogonia sangatlah mirip, tetapi metode pengobatan yang diperlukan berbeda.

Jika tumornya termasuk kanker spermatogonia, juga termasuk kanker non-spermatogonia, maka akan dilakukan metode pengobatan untuk kanker non-spermatogonia.

Ahli dari Modern Cancer Hospital Guangzhou menuturkan, metode pengobatan kanker testis ditentukan berdasarkan stadium, usia, kondisi kesehatan pasien, dan faktor lainnya. Dapat disimpulkan, pengobatan utama kanker testis terdiri dari pembedahan, kemoradioterapi, pengobatan Cina, imunmoterapi biologis, dan lain-lain.

1. Metode Pembedahan Untuk Kanker Testis


Metode yang melakukan pembedahan pada bagian testis melalui pangkal paha disebut terminal orchiectomy inguinal, pasien yang menjalani metode ini khawatir, pembedahan akan mempengaruhi kemampuan dan kemungkinan infertilitas. Selain itu, pria yang hanya memiliki satu testis yang sehat masih dapat mengalami ereksi dan menghasilkan sperma dengan normal.

2. Metode Radiasi Untuk Kanker Testis


Pengobatan radiasi untuk kanker testis adalah metode pengobatan yang menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker dan menyebabkan tumor mengecil. Metode radiasi adalah terapi lokal, ia hanya menjangkau wilayah yang terkena sel kanker.

Pada saat mengobati kanker testis, dokter akan menggunakan akselerator di luar tubuh pasien, yang akan memancarkan sinar radiasi pada kelenjar getah bening di bagian perut.

Sel spermatogonia sangat sensitif terhadap sinar radiasi. Sel non-spermatogonia tidak sensitif terhadap sinar radiasi, karena itu, penderita kanker sel non-spermatogonia biasanya tidak menggunakan radiasi. Metode radiasi sebaiknya digunakan setelah metode pembedahan.

3. Metode Kemoterapi Untuk Kanker Testis


Kemoterapi adalah pengobatan tunjangan untuk kanker testis, biasanya setelah dilakukan pembedahan, melalui obat anti-kanker membunuh sel kanker sisa pembedahan. Jika kanker testis sudah mencapai stadium akhir, kemoterapi bisa digunakan sebagai pengobatan tahap awalnya.

Karena kemoterapi mempengaruhi seluruh tubuh, karena itu obat kemo akan mengikuti aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh, dan sel yang ada di seluruh tubuh, baik sel kanker atau sel yang normal lainnya, akan terkena pengaruh, tetapi efek samping yang ditimbulkan biasanya tergantung dari jenis dan dosis dari obat yang digunakan.

4. Metode Imunoterapi Untuk Kanker Testis


Imunoterapi adalah metode pengobatan terbaru untuk kanker testis, juga merupakan metode yang paling efektif, dan paling berhasil. Imunoterapi ini memiliki jangkauan yang luas, darah yang diambil sedikit, efektif, tidak ada efek samping yang berbahaya, dan kelebihan lainnya.

Imunoterapi itu seperti "Rudal yang tepat dan bertarget", dapat dengan tepat membunuh sel tumor, efektif dalam pembasmian jaringan tumor dan pengontrolan pertumbuhan tumor, terlebih menghilangkan sisa tumor, memperkecil penyebaran lesi, mencegah penyebaran sel kanker dan kekambuhannya, selain itu juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

5. Metode Pengobatan Cina Untuk Kanker Testis


Melalui berbagai penelitian selama bertahun tahun, pengobatan TCM yang dilakukan Modern Cancer Hospital Guangzhou bermanfaat untuk memperbaiki keseimbangan tubuh dan berfungsi sebagai anti kanker. Konsumsi obat obatan TCM dapat diminum dan diinjeksi pada nadi arteri sebagai penunjang pengobatan.

Obat TCM tidak saja menahan perkembangan dari sel kanker, namun juga meningkatkan daya tahan dari pasien, membantu mengatasi efek samping dari radioterapi dan menghilangkan racun dalam tubuh. Maka itu, Modern Cancer Hospital Guangzhou menggabungkan metode medis barat dengan pengobatan China, untuk mendapatkan hasil pengobatan yang lebih maksimal.

Perawatan Pasca Operasi

  1. Menjaga pola makan : pada pasien kanker testis, makanan yang harus dihindari antara lain makanan yang tinggi kalori, tinggi protein, tinggi vitamin. Pasien juga diharuskan untuk berhenti merokok dan minum minuman keras ataupun mengkonsumsi makanan yang merangsang
  2. Menjaga kondisi mental secara psikologis : pasien yang telah menjalani operasi perlu dikuatkan dan mendapatkan dukungan serta dorongan secara mental agar tidak timbul emosi yang berdampak buruk bagi penyakit. Pihak keluarga hendaknya setia mendengarkan pasien, berusaha memenuhi setiap kebutuhannya, mendukung dan memberikan perhatian bagi pasien.
  3. Merawat kulit : pasien harus setiap hari menjaga kesehatan kulit di area testis, cuci bersih dan balik tubuh sesekali pada waktu tidur.
  4. Menjaga lingkungan : menjaga kebersihan dan ketenangan kamar, biarkan udara segar mengalir, dan mengatur kadar suhu udara serta kelembapan dalam kamar.
Demikian informasi seputar pengertian tentang kanker testis. Jangan lupa beri KOMENTAR dan klik tombol LIKE atau SHARE jika artikel berikut ini bermanfaat dan layak untuk disebarkan sebagai informasi yang berguna kepada teman anda.

Sumber Informasi: asiancancer
Kanker Testis

Tampilkan Komentar

Latest Reviews